HomeAppetizerEast Ventures: Indonesia Mengalami Penurunan Investasi Startup

East Ventures: Indonesia Mengalami Penurunan Investasi Startup

Sebagai gantinya, berbagai kejadian merger dan akuisisi bernilai besar akan bermunculan | East Ventures

Industri startup Indonesia mengalami penurunan investasi tahap awal di sepanjang semester pertama tahun 2017. Demikian kesimpulan dari diskusi panel yang diselenggarakan di JSC Hive oleh East Ventures, 28 July 2017 lalu.

Diskusi panel tersebut diikuti oleh perwakilan dari modal ventura lokal yang bergerak di pendanaan awal dan menengah, antara lain Abraham Hidayat (Skystar Capital), Raditya Pramana (Venturra Capital), Aldi Adrian Hartanto (Mandiri Capital), Agung Bezharie (East Ventures), Steven Vanada (CyberAgent Ventures), dan Kevin Darmawan (Coffee Ventures).

East Ventures melaporkan penurunan sebesar 23% dari jumlah startup baru, dibanding kurun waktu yang sama di tahun 2016. Menurut East Ventures Associate Agung Bezharie, fenomena ini tampaknya hanya terjadi di Indonesia, karena angka dari Singapura justru menunjukkan kenaikan 18%.

Beberapa penyebabnya diperkirakan antara lain karena ekosistem startup di Indonesia mulai menuju ke arah kematangan. Para investor menjadi semakin berhati-hati dalam pendanaan dan penilaian startup. Sementara startup baru yang muncul juga tidak banyak yang menghadirkan inovasi baru, hanya perbaikan dari startup yang sudah ada. Kurangnya unique selling proposition dari startup baru ini menjadi tantangan untuk mendapatkan pendanaan, karena investor sekarang tidak hanya ingin melihat produk, melainkan juga kemungkinan profit yang jelas sebelum melakukan investasi.

Meski demikian, Willson Cuaca (East Ventures) menilai pasar Indonesia masih memiliki potensial besar. Menurutnya, masih banyak persoalan untuk diselesaikan, sehingga peluang pembentukan startup baru masih tinggi. Berbagai kejadian merger dan akuisisi terbaru bernilai besar, seperti akuisisi Grab terhadap Kudo dan Blibli terhadap Tiket.com, dipercaya juga menjadi faktor pendorong untuk kemunculan startup baru ke depannya.