HomeAppetizerKioson Melantai di Bursa, MCash Menunda Sementara

Kioson Melantai di Bursa, MCash Menunda Sementara

Saham emiten perdana Kioson naik 50% setelah IPO. | Pixabay

Kioson (PT Kioson Komersial Indonesia) mencatat sejarah sebagai startup e-commerce pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Dan dalam debutnya hari ini, Kamis 5 Oktober 2017, Kioson membukukan hasil yang cukup lumayan dan meraih dana segar 45 miliar Rupiah.

Berdasarkan pemberitaan Reuters, Kioson menjual 150 juta lembar saham dengan harga awal 300 rupiah per lembar. Di hari pertamanya, saham perdana emiten dengan kode KIOS ini mencapai posisi 450 Rupiah/saham atau naik 50% (setara dengan 150 poin). Dengan demikian, perusahaan e-commerce online-to-offline (O2O) ini berhasil meraih dana segar sebesar 45 miliar Rupiah.

Direktur Utama Kioson Jasin Halim menyebutkan, dengan dicatatkannya saham perdana Kioson ini akan dimanfaatkan sebagai momentum bagi perusahaannya menjajaki dunia pasar modal. Sebab Kioson akan menawarkan para investor bisa berinvestasi di startup teknologi yang industrinya sedang mendapat banyak sorotan. Dana yang diraih dari IPO ini kabarnya akan digunakan untuk mengembangkan bisnis usahanya yaitu 78,94% akan digunakan untuk mengakuisisi PT Narindo Solusi Komunikasi (Narindo).

Hal ini pun disambut baik oleh Direktur Utama BEI Tito Sulistio. Di mana Kioson sebagai pelopor utama startup yang mencatatkan saham perdananya di BEI artinya IPO ini membuktikan bahwa yang mencatatkan sahamnya di BEI bukan hanya perusahaan besar saja.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan membantu Kioson selama proses menuju IPO. Kesuksesan IPO ini menjadi angin segar untuk startup di Indonesia, bahwa sumber pendanaan melalui IPO layak menjadi
pertimbangan,” kata Jasin seperti dikutip Kumparan (5/10).

MCash masih menunda gilirannya

Di hari yang sama, dan di tempat yang berbeda, MCash (PT M Cash Integrasi Tbk) berniat melakukan jumpa pers untuk mengumumkan niatnya melantai di bursa saham yang rencananya akan dilakukan bulan November. Tetapi, pihak Kresna Group selaku perusahaan induk menunda acara paparan publik ini.

Pintu masuk acara MCash yang tanpa penjagaan. | Michael Erlangga/Recap

Menurut kabar, ada beberapa dokumen yang belum dilengkapi oleh MCash untuk lembaga terkait (Otoritas Jasa Keuangan) sehingga acara belum dapat dilanjutkan hari ini. Pihak MCash sendiri belum memberikan informasi pasti hingga kapan penundaan ini diberlakukan.

Para hadirin yang memenuhi area acara berangsur bubar.

Panggung utama yang dimaksudkan MCash untuk mempresentasikan rencana IPO berangsur sepi. | Michael Erlangga/Recap